Home » » Video Bokep SMP 4 Jakarta [NO SENSOR]

Video Bokep SMP 4 Jakarta [NO SENSOR]

Di Tulis Oleh Pencinta Artikel on Tuesday, October 29, 2013 | 8:46 AM


ManiakArtikel.Blogspot.Com
Untuk melihat videonya sendiri tanpa sensor ---> Disini
Dunia pendidikan Indonesia kembali tercoreng dengan skandal video mesum. Kali ini, video mesum datang dari siswa SMP 4 Jakarta. Sejak beberapa hari terakhir, video tersebut telah beredar di internet dan menyita perhatian publik.
Dalam video, tampak seorang murid laki-laki dan perempuan yang tengah bermesraan. Parahnya, mereka melakukan adegan tak pantas tersebut di hadapan teman-temannya tanpa rasa canggung.
Kasus ini sendiri sedang ditangani oleh polisi. AE, siswi dalam video itu mengaku kalau ia dipaksa melakukan adegan mesum tersebut. Tentu saja keterangannya tak bisa begitu saja dipercaya, karena AE dalam video terlihat biasa, cengar-cengir, dan sama sekali tidak kelihatan terpaksa.
“Ada yang tidak sinkron antara AE dan kesaksian teman serta atas apa yang telah terjadi di lokasi seperti yang sudah dilihat dalam rekaman yang ada,” kata Kombes Rikwanto selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya. “AE menerangkan bahwa dirinya dipaksa melakukan adegan tersebut, namun dari fakta yang telah dikumpulkan, kuat dugaan itu dilakukan atas dasar suka sama suka.”
Munculnya video ini jelas mengundang reaksi keras dari masyarakat. Bahkan, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat memberi perintah untuk memecat Achmad Jazuli selaku Kepala Sekolah SMP 4. Terkait kasus ini, Achmad Jazuli sendiri enggan berkomentar banyak.
“Saat ini saya hanya bicara ke depan, bagaimana mengembalikan anak-anak ini pada situasi belajar mengajar yang lebih baik demi masa depan mereka,” ujarnya.



Demi Masa Depan Siswi SMP 4 Jokowi Tak Mau Gegabah

Sekelompok siswa sebuah Sekolah Menengah Pertama terlibat pembuatan video asusila di ruang kelas. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menentukan sanksi baik untuk pelaku maupun sekolah. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), pun enggan gegabah dalam menentukan sanksinya.

"Ya masalah pendidikan seksual, masalah mengundang misalnya psikolog, mengundang komisi perlindungan anak, untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan kenakalan anak-anak kita. Tapi ini menyangkut masa depan anak," ujar Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (28/10).

Mantan Walikota Surakarta itu mengatakan sanksi tidak akan efektif jika tidak berlaku menyeluruh. Seluruh pihak harus mau memperbaiki diri dan berubah.

"Kalau ada sesuatu yang tidak baik, itu tanggung jawab sekolah harus memperbaiki. Kalau ada sesuatu yang tidak baik terhadap kita itu tanggung jawab dinas, sekolah, termasuk juga orang tua. Tidak bisa saya menyampaikan terbuka kepada media, menyangkut masa depan anak didik kita," kata dia.

Oleh karena itu, dia telah meminta Dinas Pendidikan Jakarta untuk menyelesaikan masalah ini secara tertutup. Terlebih, pelaku masih duduk di bangku SMP. Masa depannya, lanjut Jokowi, masih panjang.

Sebelumnya, sebuah rekaman video asusila berdurasi empat menit beredar di masyarakat. Video itu diduga dilakukan siswa SMP Negeri 4, Jakarta Pusat. Polisi pun turun tangan. Mereka telah memeriksa siswi yang terlibat pembuatan video tersebut. Polisi menyimpulkan perbuatan itu dilakukan atas dasar suka sama suka.
Share this article :
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...